Pengertian Statistika, Jenis & Fungsinya

Statistika, sebuah cabang ilmu matematika yang mengkaji cara pengumpulan, analisis, dan interpretasi data, telah menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan di berbagai bidang kehidupan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai statistika, mengungkap pengertian, perkembangannya, dan peranannya dalam konteks penelitian dan kehidupan sehari-hari.

Pengertian Statistika

Statistika berasal dari Bahasa Inggris, yaitu “statistics,” dan merupakan ilmu pengetahuan yang berfokus pada cara-cara pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Dasar konsep statistika menggunakan asumsi teori probabilitas untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fakta yang terkandung dalam data.

Pengertian statistika didasarkan pada konsep-konsep dasar, seperti unit sampel, probabilitas, populasi, dan sampel. Sejak dini, ilmu statistika diperkenalkan melalui mata pelajaran Matematika, khususnya dalam materi Pengenalan Statistika dan Diagram Penyajian Data. Pembelajaran ini penting agar individu tidak merasa asing ketika menghadapi statistika pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Perkembangan Statistika Sebagai Ilmu Pengetahuan

Statistika telah ada bahkan sebelum abad ke-18, menjadikannya salah satu ilmu tertua di dunia yang masih relevan hingga saat ini. Penggunaan awal statistika dapat ditemui dalam peradaban Babilonia, Mesir, hingga Roma. Pada masa itu, statistika digunakan untuk mencatat informasi seperti nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan jumlah anggota keluarga.

Beberapa tokoh sejarah seperti John Graunt, William Petty, Blaise Pascal, Pierre de Fermat, Jacques Bernoulli, dan Abraham de Moivre memainkan peran penting dalam perkembangan statistika. Mereka menggabungkan statistika dengan teori peluang untuk menentukan besaran pensiun, mengumumkan persamaan kurva normal pertama di dunia, dan mengembangkan metode jumlah kuadrat terkecil.

Perkembangan statistika semakin pesat pada abad ke-19 dengan munculnya teori statistika dari ahli matematika seperti Francis Galton dan Karl Pearson. Mereka mengaplikasikan statistika dalam biologi, genetika, dan konsep seleksi alam.

Pengertian Statistika Menurut Para Ahli

Pengertian statistika memiliki makna yang beragam menurut para ahli. Dari perspektif Gasperz hingga Dajan, para ahli menyajikan definisi yang menggambarkan peran statistika dalam pengumpulan, analisis, dan interpretasi data.

  • Menurut Gasperz (1989), statistika adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan, analisis, penarikan kesimpulan, hingga pembuatan keputusan berdasarkan fakta.

  • Furqon (1999) menyatakan bahwa statistika menjadi bagian dari ilmu pengetahuan yang mempelajari cara-cara penarikan sampel, analisis, dan penafsiran datanya.

  • Dajan (1995) mengartikan statistika sebagai metode untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasi data yang berbentuk angka-angka.

  • Somantri (2006) berpendapat bahwa statistika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis, hingga menginterpretasi data.

Dari definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa statistika adalah ilmu pengetahuan yang mencakup metode pengumpulan, pengolahan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data berbentuk angka.

Perbedaan Antara Statistika dan Statistik

Banyak orang menganggap “statistika” dan “statistik” memiliki makna yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Statistika merupakan ilmu pengetahuan, sementara statistik merujuk pada kumpulan angka-angka yang disusun dalam tabel, grafik, atau diagram. Perbedaan ini perlu dipahami agar tidak terjadi kebingungan dalam penggunaan kedua istilah ini.

Pendekatan Dalam Statistika

Pendekatan dalam statistika merupakan landasan penting untuk memahami fakta dan kebenaran yang terkandung dalam data. Dengan pendekatan objektif dan universal, statistika menjadi alat efektif dalam mengungkap informasi dalam berbagai konteks.

  • Objektif
    Statistika menggunakan pendekatan objektif, di mana angka-angka yang dihasilkan dapat diterima oleh semua orang. Rumus-rumus ilmiah yang digunakan dalam statistika memungkinkan pencapaian fakta dan kebenaran.

  • Universal
    Statistika tidak terbatas pada satu disiplin ilmu saja, melainkan dapat diterapkan di berbagai bidang, termasuk ilmu sastra. Keuniversalannya menjadikannya alat yang efektif untuk mengungkap fakta dan karakteristik dalam berbagai konteks.

Mau belajar statistika tanpa repot? Tutor Statistika dari Executive-Education.id punya garansi report card, jadi progress belajarmu selalu terlihat. Biayanya lebih murah, hemat budget tanpa kompromi kualitas. Les privat yang fleksibel, belajar dari mana pun tanpa harus macet di jalan. Mulai dari konsep dasar hingga aplikasinya, semua dijelaskan dengan sederhana

Landasan Kerja Pada Statistika

Landasan kerja pada statistika melibatkan konsep-konsep dasar seperti variabilitas data, reduksi informasi, dan kemampuan generalisasi. Dengan fokus pada aspek-aspek ini, statistika menjadi alat yang efektif untuk merangkum, menyederhanakan, dan menginterpretasi data.

  • Variasi
    Statistika bekerja pada kondisi yang berubah-ubah atau bervariasi. Contohnya, dalam penduduk, statistika digunakan untuk mencatat keadaan seperti kematian, kelahiran, keuangan, dan pertumbuhan.

  • Reduksi
    Statistika dapat bekerja secara reduksi, yaitu tidak seluruh informasi harus diolah. Penggunaan sampel yang representatif memainkan peran penting dalam proses ini.

  • Generalisasi
    Statistika bekerja dengan menarik kesimpulan yang berlaku untuk seluruh anggota populasi berdasarkan sampel yang representatif. Ini memungkinkan penggunaan statistika untuk tujuan-tujuan tertentu.

  • Spesialisasi
    Statistika menggunakan angka-angka secara detail, misalnya dalam pembuatan tabel silang dengan kategorisasi tertentu. Data kuantitatif distatistikasikan dengan pembuatan data, seperti skala setuju-tidak setuju.

Jenis-Jenis Statistika

Pada bagian ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis statistika yang melibatkan deskripsi, inferensi, parameter, dan nonparametrik. Mari simak peran masing-masing jenis statistika dalam analisis data.

  • Statistika Deskriptif
    Statistika deskriptif merupakan jenis statistika yang digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis kelompok data tanpa menarik kesimpulan tentang kelompok data yang lebih besar. Fokus utama dari statistika deskriptif adalah memberikan informasi tentang data yang dimiliki, tanpa maksud menguji hipotesis atau menarik kesimpulan yang digeneralisasikan untuk populasi.

  • Statistika Inferensial
    Statistika inferensial adalah jenis statistika yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan dari data sampel untuk menggeneralisasi informasi ke populasi yang lebih besar. Statistika inferensial memasukkan unsur peluang dalam proses pengambilan kesimpulan dan sering digunakan untuk estimasi parameter populasi dan pengujian hipotesis.

  • Statistika Parametrik
    Statistika parametrik menggunakan asumsi tentang populasi dan memerlukan pengukuran kuantitatif dengan skala data interval atau rasio. Parameter populasi diasumsikan mengikuti distribusi normal dengan varian data yang homogen. Skala data pengukuran minimalnya adalah skala interval.

  • Statistika Nonparametrik
    Statistika nonparametrik menggunakan sedikit atau bahkan tidak ada asumsi tentang parameter populasi. Jenis statistika ini membutuhkan data dengan skala ordinal dan tidak mengasumsikan distribusi normal atau homogenitas varians. Skala data lebih sering bersifat nominal atau ordinal.

Fungsi & Peranan Statistika dalam Penelitian

Dalam konteks penelitian, statistika memiliki peran krusial sebagai alat untuk memberikan gambaran data, memperbandingkan kelompok, dan mengidentifikasi hubungan variabel. Fungsi dan peranan statistika tidak hanya menyederhanakan informasi kompleks, tetapi juga membantu menentukan sebab-akibat dalam analisis data yang mendalam.

  • Gambaran Data
    Statistika membantu memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif tentang data yang diamati. Penggunaan grafik, tabel, dan diagram mempermudah pemahaman dan interpretasi data.

  • Penyederhanaan Data Kompleks
    Dalam penelitian yang melibatkan data kompleks, statistika berperan dalam menyederhanakan informasi sehingga dapat diinterpretasikan dengan lebih mudah.

  • Perbandingan
    Statistika memungkinkan perbandingan antara kelompok atau kategori tertentu. Hal ini mempermudah identifikasi perbedaan signifikan atau pola-pola yang muncul.

  • Memperluas Pengalaman Individu
    Dengan menggunakan data dan statistika, individu dapat memperluas pengalaman mereka. Misalnya, dengan melibatkan diri dalam survei atau penelitian, individu dapat mendapatkan wawasan baru yang mungkin tidak mereka ketahui sebelumnya.

  • Pengukuran Besaran Gejala
    Statistika membantu dalam pengukuran besaran gejala atau fenomena tertentu. Misalnya, dalam penelitian medis, statistika digunakan untuk mengukur efektivitas suatu obat atau tindakan medis.

  • Menentukan Hubungan Variabel
    Statistika memungkinkan identifikasi hubungan antara dua atau lebih variabel. Dengan analisis regresi, dapat ditentukan sejauh apa suatu variabel dapat memprediksi variabel lainnya.

  • Analisis Sebab-Akibat
    Statistika digunakan untuk analisis sebab-akibat yang kompleks. Dengan mengidentifikasi variabel-variabel yang berkaitan, dapat diambil kesimpulan mengenai sebab dan akibat suatu kejadian atau fenomena.

Fungsi Statistika Menurut Guilford

Menurut Guilford, statistika memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek, seperti:

  • Pencatatan Eksak
    Statistika memungkinkan pencatatan yang eksak dari data, menghasilkan informasi yang dapat diandalkan dan akurat.

  • Bimbingan dalam Tata Pikir dan Tata Kerja
    Statistika memberikan panduan dalam tata pikir dan tata kerja, membantu peneliti untuk merancang penelitian dengan lebih sistematis.

  • Merangkum Data
    Statistika memberikan cara untuk merangkum data, sehingga informasi dapat disajikan dengan jelas dan ringkas.

  • Dasar untuk Penarikan Kesimpulan Ilmiah
    Statistika menyediakan dasar untuk penarikan kesimpulan ilmiah, membantu peneliti untuk mengambil kesimpulan yang dapat diandalkan dari data yang diperoleh.

  • Analisis Sebab-Akibat yang Kompleks
    Statistika memungkinkan analisis sebab-akibat yang kompleks, membantu dalam pemahaman hubungan antara variabel yang kompleks.

Kesimpulan

Diatas telah diuraikan secara mendalam mengenai statistika, sebuah ilmu pengetahuan yang berfokus pada pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Artikel mencakup pengertian statistika, sejarah perkembangannya, peran tokoh-tokoh sejarah, definisi dari para ahli, perbedaan antara statistika dan statistik, pendekatan dalam statistika, jenis-jenis statistika, dan fungsi serta peranannya dalam penelitian.

Dengan menggali informasi dari konsep dasar hingga aplikasinya dalam berbagai bidang, pembaca dapat memahami pentingnya statistika dalam menyajikan data dengan objektivitas, menyederhanakan informasi kompleks, dan memberikan dasar untuk penarikan kesimpulan ilmiah. Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran dan aplikasi statistika dalam membantu pemahaman, analisis, dan pengambilan keputusan berdasarkan data.

Scroll to Top