Apa itu Penyimpangan Sosial?

Dalam kehidupan sehari-hari, norma sosial merupakan landasan utama yang menjaga ketertiban dan kedamaian bersama di masyarakat. Namun, tidak jarang kita menyaksikan perilaku yang melenceng dari norma tersebut, menciptakan kegaduhan dan dampak negatif bagi individu dan masyarakat sekitarnya. Fenomena ini dikenal sebagai penyimpangan sosial, suatu aspek yang perlu dicermati dengan seksama.

Pengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial merujuk pada perilaku atau tindakan yang tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penyimpangan sosial diartikan sebagai tingkah laku, perbuatan, atau tanggapan individu yang bertentangan dengan norma dan hukum yang berlaku di lingkungan tersebut.

Menurut Profesor Robert M.Z.Lawang, seorang ahli sosiologis, perilaku menyimpang dapat diartikan sebagai tindakan yang melanggar norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial. Hal ini memicu respons dari pihak berwenang untuk mengatasi dan memperbaiki situasi tersebut.

Baca: Pengertian Sosiologi, Tujuan & Ciri-cirinya

Bentuk dan Contoh Penyimpangan Sosial

Dalam pembahasan mengenai penyimpangan sosial, mari kita telaah lebih lanjut mengenai bentuk-bentuknya dan contoh konkret yang mencerminkan variasi perilaku menyimpang dalam masyarakat.

Penyimpangan Positif

Penyimpangan positif merupakan perilaku menyimpang yang memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial. Contohnya, perkembangan emansipasi wanita, di mana wanita kini dapat memiliki karier sendiri tanpa ketergantungan pada pihak lain. Penyimpangan positif diarahkan pada nilai bersama dan kepentingan sosial, sering dianggap sebagai evolusi positif dalam masyarakat.

Penyimpangan Negatif

Penyimpangan negatif, di sisi lain, menimbulkan dampak negatif terhadap sistem sosial. Ini mencakup perilaku seperti pencurian, perampokan, dan pemerkosaan. Penyimpangan negatif dibagi menjadi penyimpangan primer, yang bersifat sementara, dan penyimpangan sekunder, yang dilakukan secara berulang dan merugikan diri sendiri serta orang lain.

Penyimpangan Berdasarkan Perilaku

  • Penyimpangan Individual
    Dilakukan oleh satu individu, seperti menyontek pada ujian.

  • Penyimpangan Kelompok
    Dilakukan oleh sekelompok orang, contohnya balapan motor liar oleh siswa SMA.

  • Penyimpangan Campuran
    Dilakukan oleh individu dalam kelompok yang tidak mematuhi norma.

Penyebab Penyimpangan Sosial

Penyebab dari munculnya perilaku menyimpang dalam masyarakat bisa berasal dari perubahan nilai sosial hingga kekurangan dalam proses sosialisasi individu. Berikut beberapa faktor yang menjadi pemicu penyimpangan sosial secara lebih mendalam.

  • Perubahan Nilai dan Norma Sosial
    Perubahan zaman seringkali menciptakan ketidaksesuaian antara kelompok masyarakat, yang dapat dianggap sebagai penyimpangan sosial. Contohnya, pandangan yang berbeda terhadap emansipasi wanita mengakibatkan pergeseran nilai dan norma.

  • Proses Sosialisasi yang Tidak Sempurna
    Sosialisasi yang tidak memadai dapat menyebabkan individu kurang memahami norma yang benar. Kurangnya pendidikan atau pengetahuan mengenai nilai-nilai yang baik dan benar dapat mengakibatkan perilaku menyimpang.

  • Teori Labelling
    Teori ini menjelaskan bahwa stigma negatif dapat membentuk perilaku menyimpang. Orang yang sudah mendapat cap negatif cenderung melakukan tindakan yang dianggap menyimpang, karena sudah dianggap sebagai individu yang bermasalah oleh lingkungan sekitarnya.

  • Teori Anomie
    Ketidakmampuan memiliki nilai dan norma yang jelas dalam suatu lingkungan dapat memicu perilaku menyimpang. Kurangnya pedoman dapat membuat individu kebingungan dalam menyesuaikan diri, mengakibatkan penyimpangan sosial.

  • Teori Differential Association
    Teori ini menyatakan bahwa seseorang dapat terpengaruh melakukan perilaku menyimpang jika terus menerus berinteraksi dengan individu lain yang memiliki perilaku menyimpang. Interaksi ini dapat merubah perspektif individu terhadap norma yang berlaku.

Dampak dari Perilaku Penyimpangan Sosial

Setiap perilaku menyimpang memiliki konsekuensi, baik positif maupun negatif, terhadap individu dan masyarakat sekitarnya. Beberapa dampak yang dapat terjadi meliputi:

  • Terciptanya Norma Baru
    Perilaku menyimpang dapat memicu masyarakat untuk menciptakan norma atau peraturan baru guna mencegah terulangnya perilaku tersebut.

  • Pengucilan
    Pelaku penyimpangan sosial sering kali diucilkan dari masyarakat karena dianggap sebagai ancaman. Ini dapat menciptakan pembatasan sosial dan memisahkan individu dari lingkungan sekitarnya.

  • Batasan Antarkelompok
    Adanya perilaku menyimpang dapat menciptakan batasan antarkelompok di masyarakat, yang dapat menciptakan ketidaksetujuan dan ketegangan.

  • Kemungkinan Munculnya Kelompok Baru
    Pengucilan terhadap pelaku penyimpangan sosial dapat mengakibatkan terbentuknya kelompok baru yang merasa bersolidaritas dan saling mendukung, meskipun perilaku mereka dianggap menyimpang.

  • Potensi Gangguan
    Penyimpangan sosial memiliki potensi untuk menyebabkan gangguan di lingkungan masyarakat jika terjadi secara terus menerus.

Kesimpulan

Dalam kajian mendalam mengenai penyimpangan sosial, kita memahami bahwa fenomena ini tidak hanya merugikan individu yang terlibat, tetapi juga membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Melalui pemahaman ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam mencegah dan menanggulangi perilaku menyimpang untuk menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Mendorong perubahan positif dan memberikan dukungan kepada individu yang terlibat dalam penyimpangan sosial adalah langkah penting menuju masyarakat yang lebih baik.

Lembaga Executive-Education.id menawarkan garansi ganti tutor sepuasnya sampai kamu menemukan yang pas. Waktu belajar fleksibel, dan materi lengkap, jadi lebih mudah buat belajar Sosiologi. Bukan cuma sekedar les privat Sosiologi di Bekasi, tapi pengalaman belajar yang bikin paham. Jadi, jangan ragu buat mencoba. Segera daftar sekarang!

Scroll to Top