Rumus & Contoh Cara Hitung Diskon

Harga diskon atau potongan harga merupakan hal yang penting dalam dunia jual-beli. Baik sebagai penjual maupun pembeli, memahami cara menghitung diskon secara tepat sangatlah penting. Artikel ini akan membahas secara mendetail tentang rumus dan contoh cara menghitung diskon untuk membantu siswa kelas 7 SMP memahami konsep ini dengan baik.

Sebelum kita masuk ke dalam pembahasan yang lebih mendalam, penting untuk memahami apa itu diskon. Diskon adalah potongan harga dari harga awal suatu produk yang biasanya diberikan oleh penjual kepada pembeli. Diskon bisa diberikan dalam bentuk persentase atau potongan harga tertentu.

Baca juga: Rumus & Contoh Cara Hitung Bunga Bank & Angsuran

Rumus Diskon

Ada beberapa rumus yang dapat digunakan untuk menghitung diskon, tergantung pada jenis diskon yang diberikan. Berikut adalah rumus-rumus dasar yang dapat digunakan:

Rumus Diskon Persen Tunggal

Diskon = Persentase Diskon x Harga Awal Produk

Harga Setelah Diskon = Harga Awal Produk – Diskon

Rumus Diskon Persen Ganda

Diskon 1 = Persentase Diskon 1 x Harga Awal Produk

Harga Setelah Diskon 1 = Harga Awal Produk – Diskon 1

Diskon 2 = Persentase Diskon 2 x Harga Setelah Diskon 1

Harga Setelah Diskon 2 = Harga Setelah Diskon 1 – Diskon 2

Yuk, mulai tingkatkan pemahamanmu dalam Matematika bersama Executive Education! Kami menawarkan tutor les privat Matematika di Bogor yang ramah dan berkualitas untuk membantumu meraih kesuksesan akademis. Dengan metode pengajaran yang interaktif dan disesuaikan dengan kebutuhanmu, kamu akan lebih mudah memahami konsep-konsep Matematika. Jangan ragu untuk bergabung dengan kami dan temukan potensimu yang sebenarnya! Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan jadwalkan sesi bimbingan pertamamu.

Contoh Cara Hitung Diskon

Mari kita lihat beberapa contoh penggunaan rumus-rumus di atas dalam situasi nyata:

Contoh 1: Diskon Persen Tunggal

Sebuah toko memberikan diskon 15% untuk semua produknya. Jika harga awal sebuah produk adalah Rp 200.000, berapa harga setelah diskon?

Diskon = 15% x Rp 200.000 = Rp 30.000

Harga Setelah Diskon = Rp 200.000 – Rp 30.000 = Rp 170.000

Jadi, harga setelah diskon adalah Rp 170.000.

Contoh 2: Diskon Persen Ganda

Sebuah restoran memberikan diskon 20% untuk makanan dan tambahan diskon 10% untuk minuman jika total pembelian melebihi Rp 150.000. Jika seseorang memesan makanan senilai Rp 120.000 dan minuman senilai Rp 50.000, berapa total harga yang harus dibayar?

Untuk makanan: Diskon 1 = 20% x Rp 120.000 = Rp 24.000

Harga Setelah Diskon 1 = Rp 120.000 – Rp 24.000 = Rp 96.000

Untuk minuman: Diskon 2 = 10% x Rp 50.000 = Rp 5.000

Harga Setelah Diskon 2 = Rp 50.000 – Rp 5.000 = Rp 45.000

Jadi, total harga yang harus dibayar adalah Rp 96.000 + Rp 45.000 = Rp 141.000.

Baca juga: 5 Alasan Memilih Jurusan Matematika, Biar Ngga Menyesal

Kesimpulan

Menghitung diskon merupakan keterampilan penting yang dapat membantu kita dalam mengelola keuangan dan berbelanja dengan lebih efisien. Dengan memahami rumus-rumus dan contoh penggunaan diskon, diharapkan siswa kelas 7 SMP dapat lebih percaya diri dalam menghadapi situasi jual-beli yang melibatkan diskon. Semoga artikel ini bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman tentang konsep diskon.

Scroll to Top